Bookmark and Share

Ekspor aneka barang cenderamata, perhiasan, batik dan aneka tenun termasuk kain pantai ke negara tujuan China, Taiwan dan Hong Kong, sehingga perolehan devisanya terus meningkat.

Krisis ekonomi global yang melanda negara-negara maju mungkin saja, tetapi tidak terjadi di ketiga Negara daratan China tersebut, kata Ni Nyoman Sukiati, pengusaha sekaligus eksportir aneka kerajinan Bali di Denpasar, Jumat (17/7).

Kain pantai banyak diminati konsumen China, selain harganya murah, kondisinya cocok untuk iklim di negara tersebut. Lain halnya untuk pebisnis di Hong Kong, yang banyak dikunjungi masyarakat internasional.

Aneka cenderamata karya masyarakat Bali yang dikirim ke Hong Kong, kemungkinan besar dijual kembali kepada turis asing yang berlibur ke sana termasuk yang diekspor ke Taiwan.

Aneka barang kerajinan berbahan baku kayu, anyaman bambu berupa perabot rumah tangga, tas yang dibuat warna warni dengan desain yang unik juga banyak diekspor ke China, Taiwan dan Hong Kong.

Sementara itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali mencatat realisasi perdagangan nonmigas Bali ke tiga negara itu meningkat tiga bulan terakhir dari US$3 juta (Januari-Maret 2008) menjadi US$4,2 juta pada periode yang sama 2009.

Konsumen Taiwan adalah pembeli terbesar yakni bernilai US$1,7 juta atau naik 31% dibandingkan triwulan yang sama 2008 sebesar US$1,3 juta, Hong Kong naik 24% dari US$1,3 juta menjadi US$1,6 juta. China baru mencapai US$901 ribu selama tiga bulan pertama 2009 naik 110% dibanding periode sama 2008 hanya US$427 ribu

Tags: , , ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>