Bookmark and Share

Nilai ekspor Bali selama triwulan III, yakni Juli-September 2009 sebesar US$69,48 juta, meningkat 10,99% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya US$62,65 juta.
Dengan demikian ekspor Bali selama periode Januari-September 2009 mencapai US$140,4 juta, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Rabu (9/12).
Ia mengatakan, komoditi unggulan penyumbang devisa tersebut antara lain ikan, udang, pakaian jadi, perhiasan/permata, barang-barang rajutan serta aneka jenis cinderamata yang berbahan baku kayu.
Mata dagangan tersebut menembus sejumlah negara namun lima hingga sepuluh negara merupakan pasar potensial.
Lima negara pasar potensial mata dagang asal Bali adalah Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Australia dan Hongkong.
Perkembangan ekspor Bali ke lima negara tersebut selama triwulan III 2009 dibanding dengan triwulan yang sama tahun 2008 yang paling menonjol adalah ke Jepang yakni meningkat 76,65%.
Sedangkan empat negara lainnya mengalami penurunan, yang meliputi Singapura 7%, Amerika Serikat 17,71%, Australia 3,64% dan Hongkong 14,6%.
Bali mengekspor sedikitnya 17 jenis kerajinan tangan buatan masyarakat setempat, di samping hasil perikanan yang cukup diminati masyarakat internasional.
Ekspor mata dagang asal Bali juga menembus pasaran Taiwan, Inggris, Perancis, Jerman dan Italia, tutur Ida Komang Wisnu.

Tags: , , ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>